HIDUP BERSAMA MYASTHENIA GRAVIS

Penderita penyakit myasthenia gravis memiliki ketergantungan terhadap obat obatan.Mereka harus menghindari kelelahan fisik , mental, paparan udara panas , bahkan tidak boleh terlalu bergembira maupun sedih.
Dokter spesialis saraf mengatakan bahwa myasthenia gravis merupakan penyakit autoimun atau imunitas yang menyerang diri sendiri.Dalam kasus ini tubuh membentuk zat antibody terhadap kelenjar timus.kelenjar timus ini seharusnya hanya ditemukan ketika bayi masih didalam kandungan.
Dalam perkembangan kedewasaan ,kelenjar timus seharusnya menghilang setelah bayi lahir ternyata masih aktif pada beberapa orang.Tubuh lalu membentuk antibody terhadap sel sel timus. Bentuk sel timus ini serupa dengan tempat memproduksi ine di daerah paut saraf otot.
Acetylcholine merupakan neurotransmitter untuk transportasi energy dari saraf ke otot.Ketika tubuh menghentikan produksi Acetylcholine sebagai pembawa energy,maka saraf tak mampu lagi memerintah otot untuk bergerak.Dengan demikian para penderita myasthenia gravis berkomunikasi dengan saraf dan otot tergaggu.
Myasthenia gravis hanya menyerang orang orang dengan sel timus yang masih aktif .Normalnya sel timus berfungsi membantu memproduksi daya tahan tubuh bayi dalam kandungan.”pemicu tidak matinya sel timus pada penderita myasthenia gravis sampai sekarang belum diketahui”
Penyakit myasthenia gravis muncul karena dipicu oleh stress fisik maupun psikis.Kelelahan fisik akibat kehamilan pada perem puan dengan sel timus aktif dapat memicu penyakit myasthelnia gravis.Konsumsi antibiotic tertentu seperti aminoglikosida hingga magnesium pada obat penenang bisa memicu myasthenia gravis.
Penyakit ini lebih banyak menyerang kaum perempuan karena perempuan diserang pada usia lebih muda yaitu 30an tahun sedangkan kaum pria baru terkena myasthenia gravis pada usia diatas 50 tahun.
TAK ADA KESERAGAMAN GEJALA
Deteksi dini myasthenia gravis umumnya terkendala karena tidak adanya keseragaman gejala awal.Jika yang terkena otot mata maka kelopak mata jatuh sebelah dan pandangan mata jadi dobel.Jika terkena otot nafas maka penderita aka kesulitan dalam bernafas.
` diagnosa myasthenia gravis biasanya diawali dengan pemeriksaan klinis secara anamesis dan fisik .Pasien diajak berdialog dan diminta mempraktikkan maneuver gerakan berulang ulang.Pemeriksaan penunjang ctromyography (EMG) dan Harvey masland test.
Untuk pemeriksaan autoimun ,sampel masih harus dikirim hingga amerika serikat .Jika ditemukan tumor timus atau kadar abtibodi yang tinggi pada pemeriksaan foto scan torak,pasien harus operasi dengan operasi temektomi.”pasien dapat sembuh ,akan tetapi tetap harus diobati untuk menekan produksi antibody dan menguatkan otot”
Salah satu penguat otot adalah obat piridokstimin yang dikenal dengan nama pabrik mestinon. Obat ini berfungsi mempertahankan kadar Acetylcholine agar tetap tinggi dalam darah.Pemerintah sudah menyediakan mestinon gratis melalui akses.Sayangnya mestinon yang diberikan secara gratis hanya 60 butir per bulan .
Krisis myasthenia gravis bisa terjadi dan menimbulkan kematian jika telah menyerang otot saluran pernafasan.Agar kondisi tubuh tetap sentosa diharapkan seluruh penderita penyakit myasthenia gravis bisa menjadi ahli myasthenia gravis untuk dirinya sendiri.

SUMBER :KOMPAS 03.04.11

Reply to this post

Posting Komentar